04 Kisah Perang Baratayuda

 Kisah Perang Baratayuda


Kematian Sakuni. Kepingan badannya dilempar ke lima penjuru dunia.
(karya : Herjaka HS)

Karna menjadi panglima perang, dan berhasil menewaskan musuh. Yudhisthira minta agar Arjuna menahan serangan Karna. Arjuna menyuruh Ghatotkaca untuk menahan dengan ilmu sihirnya, Ghatotkaca mengamuk, Korawa lari tunggang-langgang. Karna dengan berani melawan serangan Ghatotkaca. Namun Ghatotkaca terbang ke angkasa. Karna melayangkan panah, dan mengenai dada Ghatotkaca. Satria Pringgandani ini limbung dan jatuh menyambar kereta Karna, tetapi Karna dapat menghindar dan melompat dari kereta. Ghatotkaca mati di atas kereta Karna. Para Pandawa berdukacita. Hidimbi pamit kepada Dropadi untuk terjun ke perapian bersama jenasah anaknya.

Pertempuran terus berkobar, Drona berhasil membunuh tiga cucu Drupada, kemudian membunuh Drupada, dan raja Wirata. Maka Dhrtadyumna ingin membalas kematian Drupada.

Kresna mengadakan tipu muslihat. Disebarkannya berita, bahwa Aswatthama gugur. Yudhisthira dan Arjuna mencela sikap Kresna itu. Kemudian Bhima membunuh kuda bernama Aswatthama, kemudian disebarkan berita kematian kuda Aswatthama. Mendengar berita kematian Aswatthama, Drona menjadi gusar, lalu pingsan. Dhrtadyumna berhasil memenggal leher Drona. Aswatthama membela kematian ayahnya, lalu mengamuk dengan menghujamkan panah Narayana. Arjuna sedih atas kematian gurunya akibat perbuatan yang licik. Arjuna tidak bersedia melawan Aswatthama, tetapi Bhima tidak merasakan kematian Drona. Dhrtadymna dan Satyaki saling bertengkar mengenai usaha perlawanan terhadap Aswatthama. Kresna dan Yudhisthira menenangkan mereka. Pandawa diminta berhenti berperang. Tapi Bhima ingin melanjutkan pertempuran, dan maju ke medan perang mencari lawan, terutama ingin menghajar Aswatthama. Saudara-saudaranya berhasil menahan Bhima. Arjuna berhasil melumpuhkan senjata Aswatthama. Putra Drona ini lari dan sembunyi di sebuah pertapaan. Karna diangkat menjadi panglima perang. Banyak perwira Korawa yang memihak kepada Pandawa.

Pada waktu tengah malam, Yudhisthira meninggalkan kemah bersama saudara-saudaranya. Mereka khidmat menghormat kematian sang guru Drona, dan menghadap Bhisma yang belum meninggal dan masih terbaring di atas anak panah yang menopang tubuhnya. Bhisma memberi nasihat agar Pandawa melanjutkan pertempuran, dan memberi tahu bahwa Korawa telah ditakdirkan untuk kalah.

Pandawa melanjutkan pertempuran melawan Korawa yang dipimpin oleh Karna. Karna minta agar Salya mau mengusiri keretanya untuk menyerang Kresna dan Arjuna. Salya sebenarnya tidak bersedia, tetapi akhirnya mau asal Karna menuruti perintahnya.

Pertempuran berlangsung hebat, disertai caci maki dari kedua belah pihak. Bhima bergulat dengan Doryudana, kemudian menarik diri dari pertempuran. Dussasana dibunuh oleh Bhima, sebagai pembalasan sejak Dussasana menghina Drupadi. Darah Dussasana diminumnya.

Arjuna perang melawan Karna. Naga raksasa bernama Adrawalika musuh Arjuna, ingin membantu Karna dengan masuk ke anak panah Karna untuk menembus Arjuna. Ketika hendak disambar panah, kereta yang dikusiri Kresna dirundukkan, sehingga Arjuna hanya terserempet mahkota kepalanya. Naga Adrawalika itu ditewaskan oleh panah Arjuna. Ketika Karna mempersiapan anak panah yang luar biasa saktinya, Arjuna telah lebih dahulu meluncurkan panah saktinya. Tewaslah Karna oleh panah Arjuna.

Doryudhana menjadi cemas, lalu minta agar Sakuni melakukan tipu muslihat. Sakuni tidak bersedia karena waktu telah habis. Diusulkannya agar Salya jadi panglima tinggi. Sebenarnya Salya tidak bersedia. Ia mengusulkan agar mengadakan perundingan dengan Pandawa. Aswatthama menuduh Salya sebagai pengkhianat, dan menyebabkan kematian Karna. Tuduhan itu menyebabkan mereka berselisih, tetapi dilerai oleh saudara-saudaranya. Aswatthama tidak bersedia membantu perang lagi. Salya terpaksa mau menjadi panglima perang. Nakula disuruh Kresna untuk menemui Salya, dan minta agar Salya tidak ikut berperang. Nakula minta dibunuh daripada harus berperang melawan orang yang harus dihormatinya. Salya menjawab, bahwa ia harus menepati janji kepada Duryodhana, dan melakukan darma kesatria. Salya menyerahkan kematiannya kepada Nakula dan agar dibunuh dengan senjata Yudhisthira yang bernama Pustaka, agar dapat mencapai surga Rudra. Nakula kembali dengan sedih.

Salya menemui Satyawati, pamit maju ke medan perang. Isteri Salya amat sedih dan mengira bahwa suaminya akan gugur di medan perang. Satyawati ingin bunuh diri, ingin mati sebelum suaminya meninggal. Salya mencegahnya. Malam hari itu merupakan malam terakhir sebagai malam perpisahan. Pada waktu fajar Salya meninggalkan Satyawati tanpa pamit, dan dipotongnya kain alas tidur isterinya dengan keris. Salya memimpin pasukan Korawa. Amukan Bhima dan Arjuna sulit untuk dilawannya. Salya menghujankan anak panahnya yang bernama Rudrarosa. Kresna menyuruh agar Pandawa menyingkir. Yudhisthira disuruh menghadap Salya. Yudhisthira tidak bersedia harus melawan pamannya. Kresna menyadarkan dan menasihati Yudhisthira. Yudhisthira disuruh menggunakan Kalimahosadha, kitab sakti untuk menewaskan Salya. Salya mati oleh Kalimahosadha yang telah berubah menjadi pedang yang bernyala-nyala. Kematian Salya diikuti oleh kematian Sakuni oleh Bhima. Berita kematian Salya sampai kepada Satyawati. Satyawati menuju medan perang, mencari jenasah suaminya. Setelah ditemukan, Satyawati bunuh diri di atas bangkai suaminya.

Duryodhana melarikan diri dari medan perang, lalu bersembunyi di sebuah sungai. Bhima dapat menemukan Duryodhana yang sedang bertapa. Duryodhana dikatakan pengecut. Duryodhana sakit hati, lalu bangkit melawannya. Bhima diajak berperang dengan gada. Terjadilah perkelahian hebat. Baladewa yang sedang berziarah ke tempat-tempat suci diberi tahu oleh Narada tentang peristiwa peperangan di Hastina. Kresna menyuruh Arjuna agar Bhima diberi isyarat untuk memukul paha Duryodhana. Terbayarlah kaul Bhima ketika hendak menghancurkan Duryodhana dalam perang Bharatayudha. Baladewa yang menyaksikan pergulatan Bhima dengan Duryodhana menjadi marah, karena Pandawa dianggap tidak jujur, lalu akan membunuh Bhima. Tetapi maksud Baladewa dapat dicegah, dan redalah kemarahan Baladewa..

R.S. Subalidinata

85 Responses to 04 Kisah Perang Baratayuda

  1. Pingback: Kisah Perang Baratayuda | ginaujawa

  2. Dedi Eko says:

    Mantap kisah nya…..thx

  3. andiyani says:

    wah bgs bggggtttttttttttttttttttttttttttttttt

  4. Jimi Roy says:

    memang jika nafsu keserakahan telah menguasai, kesemuanya bakalan hancur, tanpa peduli ibu, bapak, guru, saudara kandung teman sejawat terjadi permusuhan, bahkan saling membunuh, begitulah tipu daya perusak alam semesta alias setan, yang selalu tidak senang manakala manusia hidupnya dalam kedamaian, pasti berusaha agar saling bermusuhan, siapakah yang salah sebenarnya? hanyalah karena mengikui nafsu angkara murka,sadarilah

  5. Aldin says:

    Mahabharatha apikk

  6. atin says:

    saya suka,bagus sekali

  7. Daniel novianto says:

    Siip..

  8. reza says:

    i like this story…

  9. tri says:

    kisahnya beda2 ya..
    ga jelasss………

  10. tunas says:

    Sangar

  11. Raihan says:

    Seru sih seru tapi ceritanya pendek banget

  12. ShabrinaDH says:

    Lumayan lah ada pengetahuan cerita perang Bharatayudha …

  13. Sipp kisah mahabaratanya. Utk tambahan Ilmu Pengetahuan.

  14. keren banget ya ternyata cerita mahabaratha, tapi kenapa karna mati, hiks hiks, padahal kan saudara sekandung sama arjuna, ganteng banget lagi kan ( cerita di TV sih gitu, tokohnya ganteng banget heheh ) .. aishhhh

  15. nana says:

    tmbah pengetahuan

  16. Oktania says:

    Wah bagus ceritanya,TOP BGT
    Boleh dong posting lagi yang lebih dahsyat..

  17. siea says:

    Kerennn abizzzz

  18. Marni says:

    Wowww…..seru n kerenn habizzz….

  19. armad says:

    Tai ucing dilebuan.

  20. marini says:

    Serruuu bangeeettt.. Bagusss sekali ceritanya

  21. saputra says:

    asekkk bngt c critax

  22. adiandra says:

    woww bagus ceritanya qw sangat suka bingitsssss!

  23. adiandra says:

    kak tambah lagi yang banyak soalnya ceritanya bagusss bingits!!!!!!!!

  24. Kosah nya beda2 tp rame2 semuanya

  25. azarine says:

    tambah pengetauan zaman dahulu tentang perang barata yuda. cerita zzaman dahulu eman keren abizzzzzzzzzz………….

  26. zhazkhiana says:

    siiipp ceritanya bagussss

  27. phury dhevfiiey says:

    duh krenn bngt deh sii bhima minum darah .. tpi Kya vampire .. Hehe

  28. luckychandra789 says:

    ship

  29. Keren,,seruuuuuuuuuu nya pake banget
    Durasinya diperpanjang dong

  30. aad says:

    sangat bagus

  31. yesi says:

    terus akhirnya siapa yang menang ?

  32. Nisha puja says:

    Aaaa gasabar nonton ahir ceritanya jadinya .-.

  33. dhee says:

    woooow i like it

  34. Bombo Unyil says:

    He…he ternyata Gatotkaca anak Bima dgn Arimbi botak..lho.

  35. Aldy Ghazali says:

    Kematian kunti bagaimana ?

  36. annisa says:

    Is the best of mahabharata

  37. Seviana says:

    Bagus sekali ceritanya. :-) ^_^B-):-D:-);-):-P:-O

  38. ramdan abdul kholik says:

    trus skrng rajanya siapa ,,,?

  39. Tilamaya says:

    Kok versinya beda2 ya?

  40. anton says:

    kisah yg penuh maknaö

  41. tio says:

    Salya itu siapa? Baladewa itu siapa?

  42. kholilah says:

    kisah mahabharata ada di indonesia ada pula di india.

  43. kholilah says:

    nanti raja hastina yaitu yudisthira putra pandu

  44. andin says:

    kresna itu memihak siapa? pandawa atau kurawa ?

  45. dimas kresna says:

    Krisna itu selalu mau ikut urusan orang kepo bingit sich aku P̤̈έήğë♌ nge bunuh kresna kalo bisa

    • Bombo Unyil says:

      Kresna itu sutradaranya(titisan) dewa wisnu yang membuat-merancang drama kehidupan didunia ini termasuk mahabharata, nonton selengkapnya Serial Mahadewa (ANTV hari rabu 9Juli2014) kalo mau melihat hasil karya dewa wisnu.

  46. Helmi A. says:

    CeRiTaNyA oKe BaNgEt
    #okeoke

  47. SePuDuN says:

    Uhuy seru bangau
    #hah

  48. sejahtera says:

    tidak ada suri auladan yang baik

  49. andhy saputra says:

    Mantapp

  50. Seru Juga nih :D Episodenya masih lama gak ??

  51. Yadi says:

    Mantaf…

  52. Dea Dennis says:

    Mksih atas info ny y,,,, pokok ny keren bgt decchhh!!!!

  53. yeri says:

    sebenarnya cerita mahabaratha it dr jawa ap india ya sebab ceritanya sering ad di wayang kulit.

  54. nesa says:

    mahabharata emang seru karna serunya perang besar bratayudha
    yang disebut perang bersaudara

  55. ahmad miroj says:

    Mahabharata mengisahkan tentang korawa dan pandawa yang berbeda karakter korawa berkarakter licik dan jahat sedangkan pandawa baik dan membela kebenaran

  56. hanie says:

    kerdn bgt.. good job. pandawa…

  57. hanie says:

    keren bgt.. good job. pandawa…

  58. yyy, bener banget,bagus kisahnya! :-)

  59. arief coy says:

    sipz

  60. fangki says:

    saya suka mahabarata apalagi ada basudewa krisna

  61. rifky says:

    lumayan tapi bagusan di tipiiiii

  62. dhiyah azzoe viergonia says:

    wow… So embrassed.. -_-

  63. emilia rosman says:

    bagus bnget, aq suka. pemeran na ganteng2. aq suka kresna n arjuna.

  64. emilia rosman says:

    keren, bgus bnget…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s