Sumpah Sang Kesatria Kurusetra

Dari atas sini semua tampak indah dan menawan. Pegunungan terhampar membiru seperti dinding kokoh yang memagari bumi Kurusetra. Sungai meliuk-liuk membelah rimba belantara menghantarkan airnya dari belahan gunung ke persawahan petani di kaki bukit. Kabut yang sebagian menutupi pegunungan dan lembah dibawah sana menambah keindahan bumi ini. Ditambah dengan nyanyian burung dan sinar matahari yang terhalang oleh awan tipis, membuat hati terasa enggan beranjak melewatkan ke-eksotisan bumi Kurusetra.

Selengkapnya baca disini

About Bombo Unyil

Anak dirantau, sendiri , disini , di Dunia Maya
This entry was posted in Mahabharata. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s