Brahma-Wisnu dan Shiwa

  • Brahma adalah Pencipta. Namanya dalam sanskrit berarti Supreme SPIRIT. Di gambarkan bermuka 4 (caturmuka), tangannya memegang kitab2 veda tanpa senjata
  • Vishnu adalah pelindung, pemelihara. Oknum ke 2 Trimurti, Sang Cahaya Abadi. Dikatakan berinkarnasi (lahir ke bumi) 10 kali. Raama dalam Raamayana adalah yang ke 7. Krishna dalam Mbh adalah ke 8. Buddha adalah yang ke 9. Inkarnasi ke 10 akan terjadi di akhir jaman dimana Vishnu turun sebagai Shri (English Sir) Kalki, sang penunggang kuda putih untuk menghadapi iblis Kali bersama jendral kembarnya Kok dan Vikok (Gog dan Magog?). Vishnu memegang senjata Chakram. Membawahi 12 dewa2 cahaya (Aditya) yang tinggal di 7 lapis langit yang disebut Svarga (heaven). Sesembahan sentral dari Solar Dynasty. Bermahkota dengan lambang matahari di belakang kepalanya.
  • Shivah adalah Penghancur, Sang Kegelapan. Memakai lambang bulan sabit di kepala, berkalung ular, membawa Trishula, membawahi 11 dewa perusak (Rudra) yang tinggal di Underworld yang disebut Naraka (Hell). Sesembahan tunggal Lunar Dynasty. Disebut juga sang Mahadeva (Supreme God)

Dalam cerita, Vishnu selalu lahir ke dunia untuk memerangi para pemuja Shiva, contoh inkarnasi ke 6, Parasurama membantai seluruh kshatriya kecuali yang dari Solar Dynasty.

Inkarnasi ke 7 Shri Raama, pangeran Solar Dynasty Ayodhya, bersekutu dengan ras non arya, Vanara, menyerbu Lanka, kerajaan rakshasa dengan rajanya Ravana yang berdarah Lunar arya (dari ayahnya Visravas). Ravana sendiri adalah pemuja Shiva no.1 pada jamannya. Raama pun berhasil membawa Ayodhya menegakkan dominasi Solar Dynasty di tanah Hindustan. (Kisah Raamayana)

Inkarnasi ke 8, di jaman kerajaan lunar Hastinapura (keturunan Maharaja Bharata dari Afganistan) berkuasa di Hindustan, dan kedudukan kerajaan2 Solar Dynasty sudah melemah, Vishnu pun lahir di tengah bangsa lunar keturunan Yadu (Yadava) sebagai Shri Krishna. Memanfaatkan konflik keluarga Hastina (sepupu 5 Pandav vs 100 Kaurav), mengadu domba sehingga pecah perang besar yang membunuh jutaan jiwa dan menghancurkan seluruh kekuatan militer Hastina. Krishna tak lupa menghancurkan militer bangsa Yadava dengan menempatkan mereka di pihak Kaurava. Hanya keturunan dari pandava ke 3, Arjun (ar-john), Parik-Seed yang dibiarkan hidup untuk memerintah sisa kerajaaan. (Ghatotkatch dan 5 anak Draupadi dibiarkan mati oleh Krishna secara langsung maupun tidak). Arjun adalah satu-satunya pandava yang mendapat wahyu dari Krishna (Bhagavad Gita), dan diberi penglihatan atas wujud Vishnu Nya. Dengan hampir punahnya populasi Kshatriya di akhir cerita, Mahabharata menandai berakhirnya dominasi Aryan Warrior Hindustan di dunia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s