Mahabharat ANTV

Mahabharat Star Plus 2013-ANTV 2014

mahabharata

mahabharata

Mahabharata tayang perdana di ANTV pada tanggal 17 Maret 2014. Mahabharata yang ditayangkan ANTV adalah drama epik yang diproduksi oleh stasiun TV India, Starplus. Mahabharata fantastis, tapi ada beberapa kekurangannya. Berikut review saya tentang Mahabharata Starplus 2013 ini, meliputi beberapa aspek:

1. Dialog

lord-krishna

Dialog yang diucapkan para tokoh di Mahabharata Starplus 2013 ini sangat sangat sangat mendalam artinya, kalau didengar/diperhatikan sepintas lalu mungkin ada saja pemirsa yang kuran mengerti. Pada umumnya di setiap episode, Kresna sebagai narator selalu muncul dan memberikan semacam ‘wejangan’ tentang nilai-nilai kehidupan berdasarkan peristiwa yang terjadi kepada penonton. Misalnya, di cerita sebelumnya Satyawati menyesal karena ia terlalu egois menginginkan keturunannya sebagai penerus tahta Hastinapura, lalu pada adegan selanjutnya Kresna memberikan wejangan tentang bagaimana, mengapa seseorang bisa menjadi egois dan bagaimana cara menghilangkan sifat egois atau semacamnya—yang berhubungan dengan masalah yang dialami Satyawati kepada penonton. Terlalu banyak majas/perumpamaan dan kata-kata yang sulit dipahami, kadang kadang kalau tdk sangat diperhatikan apa yang Kresna katakan itu tidak nyambung dengan masalah yang dibicarakan. Dialog-dialog yang diucapkan lelakon di Mahabharata Starplus 2013 ini tampaknya terlalu melankolis dan dramatis dan sangat mendalam, sehingga membuat para penonton kesulitan memahami kadang2 ntar tayangan ulangannya barulah difahami.

2. Make Up
Aksesoris Drupadi yang berlebihan. tapi bolehlah, dasar orangnya memang cantik.

drupadi

Kadang justru lebay-nya make up para aktor Mahabharata Starplus 2013 ini bikin semakin ‘cling’ dan ‘wow’. Tapi ada beberapa sih yang terlalu lebay. By the way, para make up artist di Mahabharata Starplus 2013 ini sangat berhasil bikin wajah Sangkuni beda 180 derajat dengan wajah asli aktor pemeran Sangkuni, Praneet Bhatt.
Kiri: Sangkuni, kanan: Praneet Bhatt (aktor pemeran Sangkuni)

sp

Jujur saya nggak percaya kalo Praneet Bhatt ini yang main jadi Sangkuni. Ganteng amat! Saya sampe mikir ini manusia atau malaikat saking gantengnya, tapi saya kecewaaa kenapa dia yang main jadi Sangkuni? Dia terlalu tampan! Ngomong-ngomong tentang Drupadi dan make up-nya, denger-denger katanya Pooja Sharma, yang main jadi Drupadi di Mahabharata Starplus ini butuh waktu dandan sampai 3 jam buat meranin Drupadi! Astaga… Nggak kurang lama yah? Hehehe… Pooja Sharma sendiri pernah bilang kalo meranin Drupadi ini susah banget soalnya pakaian dan aksesoris yang dipakai Drupadi sangat berat—beratnya aja mencapai 25 kg, jadi buat jalan aja susah banget.

3. Efek Visual

Saya tidak tahu banyak tentang hal-hal yang berkaitan dengan visual effect. Menurut saya sih visual effect di Mahabharata Starplus ini sederhana saja yang menonjol adalah penampilan kesaktian disemua nagian. Ada sebagian efek yang terlihat real, tapi ada juga yang kelihatan fantastik. . Sebenarnya saya mikirnya efek visual Mahabharata Starplus ini pasti lebih bagus dari Star Wars atau Avatar karena katanya pembuatan sinema ini menghabiskan dana 17 juta dolar—mungkin yang mahal adalah perlengkapan studio seperti latar belakang, pakaian istana dan lain2… ah sudahlah. Hihii.

arjun

4. Cerita

Saya pernah membaca Komentar seperti ini”Banyak banget cerita asli Mahabharata yang diubah dan dihilangkan di Mahabharata Starplus 2013 ini’ tapi menurut saya sebenarnya sutradaranya(Star-plus) menganut versi India Selatan yag jelas bukan versi jawa kuno. Berikut ini sebagian kecil cerita-cerita yang diangkat dari versi selatan

a. Di Mahabharata Starplus, Pandu menikahi Madri setelah Pandu memenangkan perang untuk melindungi kerajaan Madra. Raja Madra memberikan putrinya, Madri, untuk Pandu sebagai hadiah atas kemenangannya dalam perang. Namun di cerita lain, Pandu menikahi Madri setelah Pandu berduel dengan Salya, kakak Madri. Ketika Pandu dalam perjalanan pulang setelah mengikuti sayembara memperebutkan Kunti di kerajaan Kuntiboja, Salya yang saat itu datang terlambat dalam sayembara memperebutkan Kunti tiba-tiba muncul dan menantang Pandu berduel. Salya akan mempertaruhkan adiknya, Madri, jika dia kalah duel melawan Pandu. Namun jika Pandu kalah, maka Pandu harus menyerahkan Kunti kepada Salya. Pandu menerima tantangan Salya. Salya lalu kalah dalam duel tersebut dan Madri jatuh ke tangan Pandu.

pm

b. Di cerita versi lain Mahabharata, Dretarastra terlahir buta karena pada saat upacara niyoga, ibu Dretarastra, Ambika menutup matanya. Ambalika menutup matanya karena takut melihat wajah Resi Byasa (yang membantu proses upacara niyoga) yang luar biasa sangat dan menakutkan(Versi Jawa Kuno). Namun di Mahabharata Starplus 2013 tidak dijelaskan mengapa Dretarastra terlahir buta hanya tersirat dalam dialog .

dre

Dretarastra

c. Kematian Madri di cerita asli Mahabharata adalah karena Madri melemparkan diri ke dalam api pembakaran mayat suaminya, Pandu. Namun, di versi Mahabharata Starplus, Madri yang merasa bertanggung jawab atas kematian suaminya tiba-tiba pingsan dan arwahnya keluar dari jasadnya.

madris-death

Kematian Madri

d. Pada episode masa pengasingan Pandawa di hutan, cerita kala Arjuna dikutuk Dewi Urwasi menjadi banci dihilangkan dari Mahabharata Starplus dan cerita pertemuan Bima dengan Hanuman diubah sehingga berbeda dari cerita nya. Diceritakan pada Mahabharata Starplus 2013 Bima bertapa di hutan dan membawa banyak laddoo (sejenis kue asal India) untuk dikirimkan kepada Hanuman. Bima berharap Hanuman datang untuk menemui Bima karena Bima menginginkan restu dari Hanuman dalam menghadapi perang Mahabharata. Hanuman lalu muncul dalam bentuk kera liar yang melahap semua laddoo yang dibawa Bima. Bima marah dan ingin membunuh kera jelmaan Hanuman itu karena Bima tidak tahu bahwa kera itu sebenarnya adalah Hanuman. Hanuman lalu muncul setelah Bima akan memukul kera jelmaan Hanuman dengan gada-nya dan memberi Bima restu untuk menghadapi perang Mahabharata. Di cerita aslinya, Bima bertemu Hanuman setelah Bima menemukan bunga saugandhika untuk diberikan kepada Drupadi.
Hanuman memegang kue laddoo.

hanuman-eating-laddoo

Jadi… saran saya , sebaiknya anda juga membaca Mahabharata versi Jawa Kuno, Versi India Kuno Utara, dan jangan sekali-kali mengaitkan/membandingkan  satu versi dengan versi lainnya, Anda akan bingung dan kurang meresapi dialog2nya.

Jika anda ingin membaca ulasan/intisari versi Mahabharata Jawa Kuno kunjungi situs ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s