UTTARA MENGANDUNG PARIKSHIT

UTTARA MENGANDUNG PARIKSHIT – SVALBARD GLOBAL SEEDS VAULT

SVALBARD GLOBAL SEEDS VAULT adalah sebuah kubah modern yang dibangun di Kutub Utara untuk membekukan benih-benih kehidupan bumi. Resmi difungsikan pada 26 Februari 2008. Disebut sebagai Kubah Kiamat (Doomsday Vault) berisi jutaan biji-bijian, gen, dna, golongan darah, nutrisi, dari seluruh entitas kehidupan di bumi.

“Ini adalah ‘Bahtera Nuh’ untuk melindungi keragaman biologi generasi masa depan” ujar Perdana Menteri Norwegia, dalam upacara pembukaan. Dibangun atas prakarsa Global Crop Diversity Trust, lembaga yang didanai PBB untuk urusan pangan atau FAO (Food and Agriculture Organization), dan Biodiversity Internasional yang berbasis di Roma, Italia.

Dalam literatur Mahabharata, tentu kita teringat dewi Uttara yang sedang mengandung Parikshit. Karena pari (padi) & seeds (bibit) adalah benih kehidupan, yang berada di rahim Uttara.

Dikisahkan setelah perang Mahabharata selesai. ASHWATTHAMA masih menyimpan dendam rahasia atas kematian ayahnya sang DRONA. Pada detik-detik kematian DHURYODHANA, ASHWATTHAMA bersumpah melalui bisikan bahwa ia akan menghabisi seluruh Pandava sekeluarga dengan cara assasination.

Pada suatu malam menjelang subuh dengan ilmu mengebor bumi sebagai jalan bawah tanah yang menembus ke belahan negeri seberang yaitu di kediaman para Pandava sekeluarga. Namun berkat keajaiban dari KRESNA, tak disangka assasiantion itu salah target. Mengakibatkan putera-putera pandava yang terbunuh.

Keesokan hari setelah membaca berita itu, ASHWATTHAMA pun segera menyiapkan senjata pemusnah massal bernama Brahmashira untuk mengatasi para Pandava yang emosional karena keluarganya dibunuh dengan curang. ARJUNA pun menyiapkan senjata yang sama. Dipastikan kehancuran dunia jika mereka menggunakan kedua senjata tersebut, maka KRISHNA sebagai penengah melarang keduanya memakai Brahmashira. Seperti biasa, ARJUNA menuruti nasihat KRISHNA dan ia berhasil membatalkannya. Namun disisi lain, ASHWATTHAMA tanpa diduga telah meluncurkan Brahmashira, tak ada kata di batalkan lagi, hanya bisa dibelokkan menuju tempat yang sepi dari kehidupan, yaitu Utara. Musnahlah Utara yang sedang mengandung PARIKSHIT.

Apakah NORDGEN mendapat ide dari Mahabharata untuk membekukan bank gen ini? Ataukah sains terkadang sinkron dengan literatur Mahabharata? Ataukah Mahabharata bukanlah masa lalu tetapi justru masa depan? Semoga kita melihat ini sebagai kebetulan saja. Semoga para Mahabharata’s expert tidak dibuat bingung karena terlalu sering menemukan kebetulan-kebetulan ini terhadap kondisi jaman sekarang.

Seperti misalnya, KRISHNA sang petunjuk, gembala berdarah Yadav dari Yahudheya Kingdom. KARNA dijuluki Son of the Sun, Ra = Matahari Mesir. ARJUNA the best warrior, penyayang wanita, mengigatkan kita pada poligami, dan pesawat anti-gravity. DRONA sang Kabbalist expert, mengingatkan kita pada ilmu mistik Freemasonry. BHISMA dijuluki Son of the Time, dapat memilih waktu kematiannya sendiri. Pandava sang putera-putera langit dari negeri Asthina, mengigatkan kita pada negeri yang juga rebutan tanah, Palestina. Kaurava para putera yang lahir dari dalam bumi setelah dikurung dan dipendam, mengigatkan kita pada Yajuj wa Majuj (Gog and Magog). Narakasura sang iblis messianic, mempunyai pasukan elit yang sangat disiplin dan loyal kepadanya karena mustika (chip) implant dikepala mereka, mengigatkan kita pada eskatologi Al-Messiah Ad-Dajjal. Wow, kebetulan yang dahsyat.

Seperti karakter para tokoh besar dunia kebetulan sedang berkumpul dalam satu jaman bukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s