Mendung Di Atas Mandaraka

Cinta terlarang sepanjang hidup. Cinta lewat belakang dijalani Arjuna dengan Banuwati hampir sepanjang kedewasaan keduanya. Perselingkuhan cinta keduanya bukanlah sebuah rahasia, tetapi keniscayaan ini telah menjadi rahasia umum. Bahkan suami Banuwati-pun sebenarnya mengetahuinya secara terang benderang. Tetapi Duryudana, sang suami, tak berdaya bertekuk lutut di sudut kerling mata manja Banuwati. Berkali kali Banuwati kepergok, namun keduanya tetap bersatu erat dalam buaian cinta pertama. Kata orang, selingkuh itu indah. Kenyataan ini benar benar tergambar di kehidupan cinta antara Arjuna dan Banuwati. Mereka berdua saling membutuhkan dan Banuwati telah menyatakan janji, yang apakah ini boleh dikatakan suci?. Ia sanggup menjadi mata-mata bagi kejayaan Pandawa dalam perseteruannya dengan saudara sedarah, Kurawa. Janji yang ada atau tidak adapun akan dibayar dengan kemesraan Arjuna yang diperoleh sepanjang hayatnya hingga Aswatama mengakhiri hidup Banuwati usai Baratayuda.

Lanjut Lihat bahagian I dan seterusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s